Artikel

PENYULUHAN BAHAYA PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK PADA HEWAN TERNAK MENJELANG HARI RAYA IDUL ADHA
PENYULUHAN BAHAYA PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK PADA HEWAN TERNAK MENJELANG HARI RAYA IDUL ADHA

Pada hari sabtu (25/06) telah terlaksana kegiatan penyuluhan terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Kegiatan dilaksanakan di Mushola Baitul Rohman Keputih yang dihadiri 15 orang.


Penyuluhan diberikan oleh drh. Devi Kurniawan tentang bagaimana bahaya dari PMK pada hewan ternak. Pada momen mendekati Idul Adha ini drh. Devi menjelaskan bagaimana ciri-ciri hewan yang terkena wabah PMK, sehingga kita dapat mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya penyebaran PMK. Serta memberikan edukasi terkait cara menyimpan dan mengolah daging supaya awet dan enak.


Dalam materinya drh. Devi menjelaskan bahwa Gejala PMK yang dapat dilihat yaitu terdapat luka pada bagian mulut, hidung, dan juga kaki sampai kuku terlepas, lalu suhu hewan mencapai 41°c, hewan ternak mengalami hipersalivasi "ngiler", dan nafsu makan menurun.


"Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan pada dasarnya tidak berpengaruh pada kita manusia. Hanya saja kita harus waspada PMK ini menyerang hewan ternak terkhusus saat ini menjelang Idul Adha. Jadi kita harus lebih selektif dan teliti lagi membeli hewan qurban". Tutur drh. Devi Kurniawan


Dalam penyuluhan bahaya PMK ini, drh. Devi juga memberikan tips agar hewan ternak bisa tercegah dari PMK :

1. Menjaga kebersihan kandang

2. Membatasi lalu lintas ternak

3. Meningkatkan imunitas hewan

4. Memberikan nutrisi pakan yang cukup

5. Meningkatkan biosecurity


Di akhir sesi drh. Devi menutup acara dengan memberikan tips cara memilih hewan qurban untuk Idul Adha besok, pertama lihat hewan qurban dari fisiknya pastikan hewan qurban tidak memiliki gejala PMK, kedua pastikan hewan tidak pincang, ketiga lihat napsu makan hewan tersebut, dan yang terakhir hewan memiliki surat keterangan kesehatan hewan.

TOP